Kepala MTsN 2 Kapuas Berpartisipasi dalam Rakerwil dan Evaluasi Kinerja Triwulan I 2026

Palangka Raya (Humas) Kepala MTsN 2 Kapuas, H. Istanto, mengikuti kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya pada 13–16 April 2026.
Rakerwil tahun ini mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan” dengan menitikberatkan pada penguatan program prioritas Kementerian Agama atau Asta Protas sebagai arah kebijakan strategis tahun 2026.
Dilansir dari website resmi Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah, Asta Protas menjadi fokus utama dalam pembahasan Rakerwil. Program ini mencakup delapan prioritas, di antaranya penguatan kerukunan umat, peningkatan layanan keagamaan, pengembangan pendidikan unggul, serta digitalisasi tata kelola. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik keagamaan.
Selain itu, Rakerwil juga menjadi sarana evaluasi capaian kinerja Triwulan I Tahun 2026, serta forum untuk merumuskan langkah-langkah strategis agar pelaksanaan program ke depan lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada hasil.
Melalui pesan whatapp,
H. Istanto menyampaikan kepada tim Humas MTsN 2 Kapuas, bahwa kegiatan ini memberikan arah yang jelas dalam penguatan pengelolaan madrasah.
“Melalui Rakerwil ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait program prioritas Kementerian Agama. Hal ini menjadi acuan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan di MTsN 2 Kapuas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa implementasi Asta Protas di tingkat madrasah akan difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta optimalisasi layanan berbasis digital.
Dengan keikutsertaan dalam Rakerwil ini, MTsN 2 Kapuas diharapkan mampu mengimplementasikan program-program strategis Kementerian Agama secara optimal, serta berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat. (Rifai)

