KKMTs Kapuas Gelar Rakor, Hasilkan Beberapa Kesepakatan

Kapuas (Humas) Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh anggota yang terdiri dari Kepala MTs se-Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula MTsN 1 Kapuas pada Rabu (29/04).
Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Dr. H. Achmad Farichin, M.Pd. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kapuas, Samsir, Ketua Pokjawas, Hj. Norbaiti, serta para pengawas MTs se-Kabupaten Kapuas.
Ketua KKMTs Kabupaten Kapuas, H. Zonnun Almikhri, menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi wadah untuk menyatukan persepsi serta memperkuat koordinasi antar kepala madrasah. Ia juga menambahkan bahwa jumlah kepala MTs yang mengikuti kegiatan Rakor sebanyak 28 madrasah dari total 43 MTs yang ada di Kabupaten Kapuas.
“Melalui kegiatan Rapat Koordinasi ini, kami berharap dapat terbangun sinergi, komunikasi, serta koordinasi yang lebih baik antar madrasah, sehingga berbagai program peningkatan mutu pendidikan, penguatan manajemen madrasah, serta pengembangan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan dapat berjalan lebih optimal.”tuturnya.
Sementara itu, Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kapuas, H. Achmad Farichin, menegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam pengelolaan madrasah.
“Melalui forum ini, saya berharap seluruh kepala madrasah dapat memperkuat sinergi dan terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Madrasah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan dan kebutuhan zaman,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa forum KKMTs memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi, berbagi pengalaman, serta penyamaan persepsi dalam menjalankan program pendidikan di lingkungan madrasah.
Pada forum Rakor, juga dilaksanakan sidang komisi dengan membagi peserta ke dalam tiga kelompok, yakni bidang manajerial, supervisi, dan kewirausahaan. Melalui sidang komisi ini, para peserta aktif berdiskusi dan merumuskan berbagai rekomendasi sesuai bidang masing-masing.
Pada komisi bidang manajerial, disepakati sejumlah program utama meliputi pelaksanaan kegiatan akademik seperti UAS/SAS, PAT/SAT, dan TKA, serta Rapat Kerja Tahunan KKM. Dalam aspek penguatan SDM, akan dilaksanakan kegiatan IHT/bimtek dan PKB, serta mengaktifkan kembali MGMP.
Selain itu, disepakati penyelenggaraan kegiatan kesiswaan seperti porseni, peningkatan publikasi dan promosi madrasah melalui media sosial KKM, serta penguatan tata kelola melalui EDM, e-RKAM, dan akreditasi. Kegiatan tersebut didukung dengan pertemuan rutin/triwulan, monitoring kurikulum, serta evaluasi kinerja secara berkelanjutan. Untuk mendukung pelaksanaan program, setiap madrasah juga sepakat melakukan iuran rutin bulanan.
Pada komisi bidang supervisi, disepakati beberapa program utama, di antaranya pelaksanaan workshop KBC bagi kepala madrasah dan guru senior yang direncanakan pada Juni 2026. Selain itu, akan dilaksanakan pelatihan asesor internal bagi kepala madrasah dan guru sekitar September 2026, serta workshop berbasis digital untuk penelitian tindakan kelas yang direncanakan pada Maret 2027.
Kesepakatan penting ini akan menjadi acuan bersama dalam menjalankan program kerja ke depan, guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, ditutup dengan sesi diskusi serta penyampaian masukan dari para peserta Rakor sebagai bahan tindak lanjut ke depan.(Rifai)

