Ngalap Berkah Ulama, MTsN 2 Kapuas Gelar Haul Syekh Samman Al-Madani

Kapuas (Humas) Dalam rangka mengambil berkah dan meneladani perjuangan ulama besar, MTsN 2 Kapuas menggelar kegiatan Haul Syekh Samman Al-Madani pada Rabu (20/05/2026). Kegiatan dilaksanakan secara khidmat di dua lokasi, yakni Aula MTsN 2 Kapuas KM 10 dan KM 9.
Kegiatan haul diawali dengan pembacaan Sholawat Burdah yang diikuti oleh dewan guru, tenaga kependidikan, serta para peserta didik dengan penuh kekhusyukan. Lantunan sholawat yang menggema menambah suasana religius dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta para ulama pewaris ajaran Islam.
Berikut biografi singkat Syekh Muhammad Samman Al-Madani. Dikutip dari website UIN Antasari Banjarmasin, nama lengkap beliau adalah Asy-Syekh Muhammad bin Abdul Karim As-Samman Al-Madani yang memiliki maqom Al-Ghauts az-Zaman Al-Waliy Al-Quthub Al-Akwan. Silsilah keturunan beliau bersambung kepada Sayyidina Hasan RA bin Sayyidina Ali RA dan Sayyidah Fatimah Az-Zahra binti Rasulullah SAW.
Beliau lahir di Madinah pada tahun 1130 H/1718 M dan wafat di Madinah pada tahun 1189 H/1775 M. Syekh Samman dikenal sebagai ulama besar dan wali agung berdarah Ahlul Bait Nabi yang beraqidah Ahlussunnah wal Jama’ah, mengikuti Imam Asy’ari dalam bidang aqidah, Imam Asy-Syafi’i dalam fiqih, serta Imam Junaid Al-Baghdadi dalam bidang tasawuf.
Syekh Samman Al-Madani juga dikenal sebagai pendiri Tarekat Sammaniyah yang berkembang luas hingga ke Nusantara. Beliau tinggal di Madinah Al-Munawarah dan menempati rumah yang dahulu ditempati Khalifah pertama Islam, Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq RA.
Adapun guru mursyid beliau di antaranya adalah Syekh Mustafa Bakri, seorang ulama besar asal Syiria. Dari didikan para guru tersebut, Syekh Samman tumbuh menjadi ulama yang memiliki pengaruh besar dalam dunia Islam serta dikenal memiliki banyak karamah.
Di antara murid-murid beliau dari Indonesia yang terkenal adalah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan), Syekh Abdus Shamad Al-Palimbani, Syekh Abdul Wahab Bugis, Syekh Abdurrahman Al-Mashari Al-Batawi, serta Syekh Dawud Al-Fathani.
Koorditor PPI (Pengamalan Pengamalan Ibadah) MTsN 2 Kapuas, Abd Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan haul rutin dilaksanakan sebagai upaya menjaga tradisi keislaman yang telah berkembang di masyarakat. Menurutnya, momentum haul menjadi sarana memperkuat spiritualitas serta membangun akhlak mulia bagi seluruh warga madrasah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat meneladani akhlak para ulama serta meningkatkan kecintaan kepada agama dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Dengan terselenggaranya haul ini, diharapkan keberkahan dan nilai-nilai kebaikan senantiasa menyertai seluruh keluarga besar madrasah.(Rifai)

