MTsN 2 Kapuas Siapkan Kurikulum 2026/2027, Integrasikan Kurikulum Merdeka, Deep Learning, dan KBC

Kapuas (Humas) MTsN 2 Kapuas menggelar Workshop Pengembangan dan Penyusunan Kurikulum Madrasah Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai langkah strategis dalam menyiapkan implementasi kurikulum yang selaras dengan kebijakan terbaru Kementerian Agama.
Workshop diawali dengan menyaksikan siaran ulang program Ngaji Kurikulum yang membahas Sosialisasi Panduan Kurikulum Madrasah Jenjang MTs Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh peserta terkait arah kebijakan kurikulum madrasah yang akan diterapkan pada tahun ajaran mendatang.
Dalam workshop tersebut, peserta membahas penyusunan kurikulum yang mengintegrasikan tiga komponen utama, yaitu Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Ketiga pendekatan tersebut menjadi fokus penguatan kurikulum madrasah guna mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna, berkarakter, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara utuh.
Kepala MTsN 2 Kapuas, H. Istanto, menjelaskan bahwa penyusunan kurikulum tahun ajaran 2026/2027 harus mampu mengakomodasi berbagai kebijakan terbaru yang telah ditetapkan pemerintah, khususnya Kementerian Agama.
Menurutnya, kurikulum madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membangun karakter peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang mendalam dan penuh nilai-nilai kemanusiaan.
H. Istanto sebagai narasumber yang juga merupakan alumni peserta Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tingkat Nasional untuk Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa hasil kegiatan nasional tersebut akan menjadi referensi penting dalam penyusunan kurikulum MTsN 2 Kapuas.
“Kurikulum yang kita susun harus mampu mengintegrasikan semangat Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Mendalam, dan Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa workshop ini menjadi momentum penting bagi seluruh guru untuk menyamakan persepsi dan menyusun program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik serta perkembangan pendidikan madrasah saat ini.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Kapuas menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan madrasah yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang unggul, berprestasi, serta berkarakter.(Rifai)

