Tingkatkan Minat Baca Siswa, Perpustakaan MTsN 2 Kapuas Hadirkan Pojok Baca

Kapuas (Humas) Upaya meningkatkan budaya literasi di lingkungan madrasah terus dilakukan MTsN 2 Kapuas. Salah satunya melalui Perpustakaan MTsN 2 Kapuas yang menghadirkan Pojok Baca sebagai ruang alternatif bagi siswa untuk membaca dan mengakses berbagai bahan bacaan secara lebih nyaman dan menyenangkan.
Pojok Baca dihadirkan sebagai langkah untuk mendekatkan buku dengan siswa. Keberadaannya diharapkan dapat menciptakan suasana membaca yang lebih santai sekaligus mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca di sela-sela aktivitas pembelajaran.
Kepala Perpustakaan MTsN 2 Kapuas, Haji Zakiah, mengatakan bahwa Pojok Baca menjadi salah satu upaya perpustakaan dalam menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap aktivitas membaca.
“Pojok Baca ini diharapkan dapat menjadi ruang yang menarik bagi siswa untuk membaca. Dengan akses bacaan yang lebih dekat dan suasana yang nyaman, kami berharap minat baca siswa semakin tumbuh,” ujar Haji Zakiah disela melayani Murid meminjam buku. kamis (13/08).
Menurutnya, budaya literasi perlu dibangun melalui lingkungan yang mendukung. Karena itu, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi juga sebagai pusat sumber belajar yang mampu memberikan pengalaman literasi yang menarik bagi siswa.
Hal senada disampaikan perwakilan siswa MTsN 2 Kapuas, Zahida Nadhifa. Ia menyambut positif kehadiran Pojok Baca karena memberikan ruang yang lebih nyaman bagi siswa untuk membaca.
“Menurut saya, Pojok Baca sangat bagus karena kami bisa membaca dengan lebih nyaman di sela-sela kegiatan. Koleksi bacaan yang tersedia juga bisa menambah pengetahuan dan membuat kami lebih tertarik untuk membaca,” ujar Zahida.
Zahida berharap Pojok Baca dapat terus dikembangkan dengan menambah koleksi buku yang menarik dan sesuai dengan minat siswa. Ia juga mengajak teman-temannya untuk memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya.
Keberadaan Pojok Baca menjadi bagian dari penguatan fungsi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Siswa dapat memanfaatkan waktu luang untuk membaca buku pengetahuan, literatur pendidikan, maupun berbagai bacaan yang dapat menambah wawasan dan kreativitas.
Selain mendukung pembelajaran, kebiasaan membaca juga berperan dalam meningkatkan kemampuan siswa memahami informasi, memperluas wawasan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Karena itu, lingkungan madrasah yang mendukung kegiatan literasi menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan membaca.
Melalui hadirnya Pojok Baca, Perpustakaan MTsN 2 Kapuas terus berkomitmen menciptakan lingkungan madrasah yang literat. Inovasi tersebut diharapkan mampu menjadikan membaca bukan sekadar aktivitas untuk memenuhi tugas pembelajaran, tetapi berkembang menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Dengan akses bacaan yang semakin dekat dan suasana yang lebih menarik, Pojok Baca diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi madrasah yang gemar membaca, berwawasan luas, kritis, kreatif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.(Rif)

