Tim BMN MTsN 2 Kapuas Ikuti Coaching Clinic Penyusunan RKBMN Tahun Anggaran 2028

Kapuas (Humas) Tim Barang Milik Negara (BMN) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kapuas mengikuti kegiatan Coaching Clinic Permasalahan Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Tahun Anggaran 2028 yang diselenggarakan oleh Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut merupakan bagian dari agenda Sinergi Intensif Akselerasi Pengelolaan Barang Milik Negara (SIAP BMN) #6. Dari MTsN 2 Kapuas, kegiatan diikuti oleh anggota Tim BMN, Misra Sona, sebagai perwakilan madrasah.
Coaching clinic ini digelar dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan kebutuhan Barang Milik Negara pada satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama. Fokus utama kegiatan adalah memberikan pendampingan sekaligus membahas berbagai permasalahan yang dihadapi satuan kerja dalam proses penyusunan RKBMN Tahun Anggaran 2028.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai proses perencanaan kebutuhan BMN yang harus disusun secara tepat, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan riil satuan kerja. Penyusunan RKBMN menjadi salah satu tahapan penting dalam mendukung pengelolaan BMN yang efektif serta memastikan kebutuhan barang dapat direncanakan dengan baik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi satuan kerja.
Misra Sona mengatakan, keikutsertaan dalam coaching clinic menjadi kesempatan bagi Tim BMN MTsN 2 Kapuas untuk meningkatkan pemahaman dan ketelitian dalam pengelolaan serta perencanaan kebutuhan BMN.
“Kegiatan ini sangat penting bagi kami untuk memahami lebih baik proses penyusunan RKBMN, termasuk dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang mungkin ditemukan di satuan kerja. Hasil kegiatan ini akan menjadi bahan untuk meningkatkan ketertiban administrasi dan perencanaan BMN di madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan BMN tidak hanya berkaitan dengan pencatatan dan inventarisasi barang, tetapi juga mencakup perencanaan kebutuhan yang harus dilakukan secara cermat agar penggunaan anggaran dan aset negara dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat maksimal bagi pelaksanaan layanan pendidikan.
Sementara itu, kegiatan yang diselenggarakan Biro Keuangan dan BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Agama tersebut diikuti oleh para pejabat dan pelaksana yang membidangi pengelolaan BMN dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.
Keikutsertaan Tim BMN MTsN 2 Kapuas diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelola BMN di madrasah, sekaligus mendukung terwujudnya pengelolaan Barang Milik Negara yang tertib administrasi, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.(Rif)

