Hadiri SELAT BALI III, MTsN 2 Kapuas Sampaikan Capaian Madrasah
Kapuas (Humas) Kepala MTsN 2 Kapuas, Saliman bersama Tim, memaparkan realisasi anggaran dan capaian program madrasah dalam Sistem Evaluasi Tiga Bulan Sekali (SELAT BALI) Triwulan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Kamis (8/10/2026), bertempat di Aula KH. Karlin Aminin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas.
SELAT BALI merupakan agenda evaluasi yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai sarana untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program, realisasi anggaran, serta capaian kinerja satuan kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas.
Dalam kesempatan tersebut, H. Saliman menyampaikan realisasi anggaran MTsN 2 Kapuas hingga Triwulan III Tahun Anggaran 2026. Dari total anggaran sebesar Rp475.267.000, realisasi telah mencapai Rp399.664.477 atau 84,09 persen.
Realisasi tersebut terdiri atas belanja barang sebesar Rp363.677.167 dan belanja modal sebesar Rp35.987.310, dengan sisa anggaran sebesar Rp75.602.523.
Selain menyampaikan realisasi anggaran, H. Saliman juga memaparkan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan MTsN 2 Kapuas. Program tersebut mencakup pengembangan minat dan bakat, pembinaan karakter, kepedulian lingkungan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan peserta didik.
Pada bidang pengembangan minat dan bakat, wall climbing (panjat dinding) menjadi salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk melatih keberanian, ketangkasan, kedisiplinan, dan kepercayaan diri siswa.
Sementara itu, kegiatan Pramuka menjadi bagian dari pembinaan karakter untuk membentuk sikap mandiri, disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Di bidang lingkungan, MTsN 2 Kapuas melaksanakan penanaman pohon sebagai bagian dari penguatan ekoteologi. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta kesadaran akan pentingnya menjaga dan merawat alam.
Selain itu, kegiatan keagamaan juga terus menjadi bagian dari program pembinaan peserta didik. Berbagai kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat nilai religius, membentuk akhlak mulia, serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
H. Saliman menyampaikan bahwa capaian program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh warga madrasah.
“Kami terus mendorong agar kegiatan madrasah tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, karakter, kepedulian terhadap lingkungan, dan nilai-nilai keagamaan. Semua ini tentu membutuhkan kerja sama seluruh warga madrasah,” jelasnya.
Menurutnya, evaluasi melalui SELAT BALI menjadi momentum penting bagi madrasah untuk melihat sejauh mana program yang telah direncanakan dapat direalisasikan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Evaluasi seperti SELAT BALI sangat penting bagi kami. Dari evaluasi ini, kami dapat melihat capaian yang sudah terlaksana, melakukan perbaikan terhadap program yang belum optimal, dan menyiapkan langkah tindak lanjut untuk periode berikutnya,” tambah H. Saliman.
Selain evaluasi program dan anggaran, kegiatan SELAT BALI Triwulan III turut dirangkaikan dengan Launching Aplikasi SILA (Sistem Informasi Laporan) serta Kick Off Sensus Barang Milik Negara (BMN) 2026–2028.
Peluncuran Aplikasi SILA menjadi bagian dari upaya mendukung pengelolaan dan penyampaian laporan secara lebih tertib dan efektif. Sementara itu, Kick Off Sensus BMN 2026–2028 menjadi langkah awal dalam mendukung akurasi data dan tertib administrasi pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan Kementerian Agama.
Melalui SELAT BALI, evaluasi terhadap realisasi anggaran dan capaian program diharapkan menjadi bahan untuk mengukur efektivitas pelaksanaan kegiatan sekaligus menyusun langkah tindak lanjut. Evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan kualitas layanan pada setiap satuan kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas.(Rif)

