Perpustakaan MTsN 2 Kapuas Hadirkan Layanan Lengkap, Dukung Budaya Literasi Peserta Didik

Kapuas (Humas) – Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kapuas terus berbenah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik. Tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, perpustakaan kini hadir sebagai pusat kegiatan literasi dengan berbagai layanan, mulai dari peminjaman buku, membaca di tempat, hingga menjadi ruang nyaman untuk mengerjakan tugas.
Sejak pagi hingga siang hari, perpustakaan selalu dipadati oleh siswa yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Ada yang serius membaca buku pelajaran, sebagian sibuk mencari referensi tambahan, dan tak sedikit pula yang duduk berkelompok untuk menyelesaikan tugas sekolah. Suasana tenang dan tertib membuat kegiatan belajar semakin kondusif.
Kepala Perpustakaan MTsN 2 Kapuas, H. Zakiah, S.Ag., menyampaikan bahwa layanan perpustakaan terbuka luas untuk seluruh warga madrasah. “Kami berkomitmen menjadikan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Anak-anak bisa meminjam buku, membaca langsung di tempat, atau mengerjakan tugas bersama. Kami ingin mereka terbiasa menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan,” ungkapnya kepada Tim Humas MTsN 2 Kapuas saat ditemui diruang perpustakaan MTsN 2 Kapuas, Selasa (30/9).
Lebih lanjut, H. Zakiah menekankan pentingnya budaya membaca dalam menunjang prestasi akademik peserta didik. Menurutnya, perpustakaan bukan sekadar ruang formal, melainkan sarana untuk menumbuhkan minat baca sejak dini. “Dengan sering berkunjung ke perpustakaan, anak-anak diharapkan tumbuh rasa cinta membaca. Inilah modal penting untuk meningkatkan pengetahuan dan daya kritis mereka,” tambahnya.
Upaya pengelola perpustakaan tersebut mendapat apresiasi dari guru maupun siswa. Mereka menilai layanan yang diberikan sangat membantu proses pembelajaran. Selain koleksi buku pelajaran, tersedia pula berbagai bacaan umum yang dapat memperluas wawasan siswa di luar materi sekolah.
Kehadiran perpustakaan MTsN 2 Kapuas dengan layanan yang lengkap dan ramah diharapkan mampu menciptakan generasi madrasah yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya literasi tinggi.(Rifai)

