Perkuat Tata Kelola Sarpras, MTsN 2 Kapuas Ikuti Rakor Program Sarana Prasarana Madrasah di Banjarmasin

Banjarmasin (Humas) Komitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif terus diperkuat Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kapuas. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi Program Sarana Prasarana Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung pada 8-10 Agustus 2026 di Hotel Nasa Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
MTsN 2 Kapuas dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, M. Sofya Rusmawan. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk terus mengikuti arah kebijakan, memperoleh informasi strategis, serta memperkuat koordinasi dalam pengelolaan dan pengembangan sarana prasarana pendidikan.
Rakor yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah tersebut mempertemukan unsur pengelola pendidikan madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Peserta terdiri atas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Seksi Pendidikan Islam/Madrasah, serta Kepala Madrasah Negeri jenjang MIN, MTsN, dan MAN.
Lebih dari sekadar forum koordinasi, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah dalam mewujudkan pengelolaan sarana dan prasarana madrasah yang terencana, efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Berbagai informasi dan kebijakan yang disampaikan dalam rakor menjadi bahan penting bagi madrasah dalam menyusun langkah pengembangan sarana prasarana, sekaligus memastikan pemanfaatan fasilitas pendidikan dapat memberikan dampak optimal terhadap proses pembelajaran.
M. Sofya Rusmawan menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat penting bagi madrasah, khususnya dalam memperkuat pemahaman mengenai arah program sarana prasarana madrasah.
“Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan sekaligus memperoleh informasi terbaru terkait kebijakan dan program sarana prasarana. Apa yang kami dapatkan akan menjadi bahan untuk mendukung perencanaan dan pengembangan sarana prasarana di MTsN 2 Kapuas,” ungkapnya.
Menurutnya, sarana dan prasarana bukan sekadar fasilitas penunjang, tetapi merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang nyaman, aman, dan mendukung tumbuhnya kualitas pembelajaran.
Keikutsertaan MTsN 2 Kapuas dalam rakor tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kehadiran, tetapi mampu menghasilkan tindak lanjut yang nyata di lingkungan madrasah.
Informasi, pengalaman, dan kebijakan yang diperoleh akan menjadi bagian dari bahan evaluasi dan perencanaan madrasah dalam mengembangkan fasilitas pendidikan sesuai skala prioritas dan kebutuhan.
Melalui pengelolaan sarana prasarana yang semakin baik, MTsN 2 Kapuas terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang representatif serta memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik.
Dengan sarana yang tertata, pengelolaan yang profesional, dan sinergi yang kuat, MTsN 2 Kapuas berkomitmen melangkah bersama menuju madrasah yang semakin berkualitas, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.(Rifai)

