Kepala MTsN 2 Kapuas Jadi Narasumber IHT Kurikulum Berbasis Cinta di MTsN 1 Kapuas

Kapuas (Humas) Kepala MTsN 2 Kapuas, H. Istanto, dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan In House Training (IHT) yang diselenggarakan oleh MTsN 1 Kapuas. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 17–18 Juni 2026, dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan madrasah.
IHT kali ini mengangkat tema Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sebuah pendekatan pendidikan yang menekankan nilai kasih sayang, penghormatan terhadap peserta didik, serta pembentukan karakter melalui proses pembelajaran yang humanis dan bermakna.
Dalam pemaparannya, H. Istanto menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan implementasi nilai-nilai pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, empati, dan hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik.
“Kurikulum Berbasis Cinta mengajak seluruh pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang memanusiakan manusia. Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan, keteladanan, dan kasih sayang dalam setiap proses pembelajaran,” ujar H. Istanto.
Ia juga menyampaikan berbagai strategi penerapan KBC di lingkungan madrasah, mulai dari perencanaan pembelajaran, budaya madrasah, hingga penguatan kolaborasi antara guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Para guru dan tenaga kependidikan antusias mengikuti materi yang disampaikan sebagai bekal dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pendidik di MTsN 1 Kapuas semakin memahami konsep dan praktik Kurikulum Berbasis Cinta sehingga mampu mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia.
Diketahui Penunjukan H. Istanto sebagai narasumber didasarkan pada kompetensi dan pengalamannya sebagai peserta Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tingkat Nasional yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah. Pengalaman tersebut dinilai memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap konsep, filosofi, dan strategi implementasi KBC di satuan pendidikan.(Rifai)

